Rabu, 01 Maret 2017

ASTRAJINGGA FISHING CLUB (ada cerita dibalik sebuah nama)

Wira Sangga Yudha
Memancing sudah menjadi hobby penulis sejak kecil dari yang cuma sekedar mancing empang/balong/kolam, sungai, danau sampai yang terakhir explore ke laut. Awal 2016 adalah kepindahan penulis kembali ke Bandung (dulu meninggalkan Bandung sekitar tahun 2001 saat masih SMA). Pikiran yang terbayang dalam benak adalah “hhhmmmm Bandung, kota di gunung,,, tidak ada laut”. Setelah tiba di Bandung hal pertama yang dicari apalagi selain tempat mancing, oia waktu itu yang penulis cari adalah tempat wild fishing/adventure atau kolam CnR maklum disini gak ada laut hehehe… (sok sok’an bangetz sih maenanya laut)
Singkat cerita ketemulah kolam alami CnR di Bandung (ceritanya mau nge wild fishing tp gak ada temennya) yaudah singgahlah penulis di Kampung Batu Malakasari (KBM) kolam berbayar dengan sistem CnR, iseng coba kesana ternyata ikannya terlalu rakus, strike bertubi2 sampe kewalahan sendiri, 3ekor minnow saya pun digondol, hufttt sabarrrrr….. Nah selama menjadi Angler Independent (AI) 😀… KBM inilah yang menjadi pelampiasan hampir tiap weekend.
Gama & Angga
Sampai pada suatu hari ketika menjadi angler independent (AI), bertemulah penulis dengan cikal bakal personel Astrajingga Fishing Club (AFC) yang namanya Hendra, tukar menukar alat pancing kontak lah akhirnya dan akhirnya hubungan mereka berlanjut wait…wait… bukan gitu ceritanya, back to story… di satu dekade (ciee… dekade sok formil ah..) pada suatu masa sangkutan di KBM sangat buruk bahkan untuk beberapa angler bottom fishing (mancing dasaran) bisa merasakan boncoz, dimasa inilah penulis bertemu lagi dengan calon personel AFC (kayak group band aja yah…). Penulis bertemu Angga Hendra (si Drunken Fisher), akhirnya tukar menukar kontak pun terjadi.
Hendra on strike
Memikirkan sangkutan ikan yang parah di Kampung Batu Malakasari (KBM), akhirnya penulis sepakat dengan Angga untuk pindah lokasi mancing, kami sepakati bahwa kami akan mancing bersama minggu depannya di Lembah Gunung Kujang (LGK) di Subang. Satu minggu berlalu hari yang ditunggu akhirnya tiba. Trip ke LGK ini lah penulis bertemu lagi deng calon personil AFC lainnya Nova & Gama (D’boncoz).
Hari demi hari berlalu maka dibuatlah group whatsAp untuk memudahkan berkomunikasi kami dalam merencanakan suatu trip, tidak terasa dalam group bermunculan teman-teman baru, temannya teman, saudaranya teman dll, muncul Iksan, Hartanto, lalu disusul Putu, Deden dan Agus.. Maka di suatu trip ketika itu penulis sedang mancing dengan Gamma,Angga & Nova di LGK, kami sepakati untuk menamakan group ini Astrajingga Fishig Club (AFC). ↜WSY↝
NB : Story ini tidak menceritakan tentang pengalaman penulis, tidak membahas teknik mancing yang spesifik, tidak membahas tentang tempat mancing (KBM & LGK), melainkan lebih ke sejarah AFC terbentuk

 #satujoransejutasaudara