 |
| Wira Sangga Yudha |
Memancing
sudah menjadi hobby penulis sejak kecil dari yang cuma sekedar mancing empang/balong/kolam,
sungai, danau sampai yang terakhir explore ke laut. Awal 2016 adalah kepindahan
penulis kembali ke Bandung (dulu meninggalkan Bandung sekitar tahun 2001 saat
masih SMA). Pikiran yang terbayang dalam benak adalah “hhhmmmm Bandung, kota di
gunung,,, tidak ada laut”. Setelah tiba di Bandung hal pertama yang dicari apalagi
selain tempat mancing, oia waktu itu yang penulis cari adalah tempat wild
fishing/adventure atau kolam CnR maklum disini gak ada laut hehehe… (sok sok’an
bangetz sih maenanya laut)
Singkat cerita
ketemulah kolam alami CnR di Bandung (ceritanya mau nge wild fishing tp gak ada
temennya) yaudah singgahlah penulis di Kampung Batu Malakasari (KBM) kolam
berbayar dengan sistem CnR, iseng coba kesana ternyata ikannya terlalu rakus,
strike bertubi2 sampe kewalahan sendiri, 3ekor minnow saya pun digondol, hufttt
sabarrrrr….. Nah selama menjadi Angler Independent (AI) 😀… KBM inilah yang
menjadi pelampiasan hampir tiap weekend.
 |
| Gama & Angga |
Sampai pada
suatu hari ketika menjadi angler independent (AI), bertemulah penulis dengan
cikal bakal personel Astrajingga Fishing Club (AFC) yang namanya Hendra, tukar
menukar alat pancing kontak lah akhirnya dan akhirnya hubungan mereka
berlanjut wait…wait… bukan gitu ceritanya, back to story… di satu dekade (ciee…
dekade sok formil ah..) pada suatu masa sangkutan di KBM sangat buruk bahkan
untuk beberapa angler bottom fishing (mancing dasaran) bisa merasakan boncoz,
dimasa inilah penulis bertemu lagi dengan calon personel AFC (kayak group band
aja yah…). Penulis bertemu Angga Hendra (si Drunken Fisher), akhirnya tukar
menukar kontak pun terjadi.
 |
| Hendra on strike |
Memikirkan
sangkutan ikan yang parah di Kampung Batu Malakasari (KBM), akhirnya penulis
sepakat dengan Angga untuk pindah lokasi mancing, kami sepakati bahwa kami akan
mancing bersama minggu depannya di Lembah Gunung Kujang (LGK) di Subang. Satu
minggu berlalu hari yang ditunggu akhirnya tiba. Trip ke LGK ini lah penulis
bertemu lagi deng calon personil AFC lainnya Nova & Gama (D’boncoz).
Hari demi hari
berlalu maka dibuatlah group whatsAp untuk memudahkan berkomunikasi kami dalam
merencanakan suatu trip, tidak terasa dalam group bermunculan teman-teman baru,
temannya teman, saudaranya teman dll, muncul Iksan, Hartanto, lalu disusul
Putu, Deden dan Agus.. Maka di suatu trip ketika itu penulis sedang mancing
dengan Gamma,Angga & Nova di LGK, kami sepakati untuk menamakan group ini
Astrajingga Fishig Club (AFC). ↜WSY↝
NB : Story ini tidak menceritakan tentang pengalaman penulis, tidak membahas teknik mancing yang spesifik, tidak membahas tentang tempat mancing (KBM & LGK), melainkan lebih ke sejarah AFC terbentuk
#satujoransejutasaudara