Kemajuan teknologi semakin berkembang dengan pesat,salah satunya dengan
berkembangnya teknologi telepon pintar ( smartphone ) didukung dengan aplikasi
yang dapat memudahkan dalam kehidupan sehari-hari,selain sebagai alat komunikasi
audio,surat elektonik ,video dan masih banyak lagi.
Melihat fenomena ini, maka tidak dapat
dipungkiri akan menimbulkan dampak yang bersifat positif dan negatif sehingga
diperlukan pengawasan yang lebih ketat
terhadap penyalahgunaan teknologi ini.
Penelusuran penulis terdapat
beberapa aplikasi messaging seperti wechat dan beetalk memiliki dampak positif
sehingga memudahkan penggunanya melakukan komunikasi text dan lain sebagainya
dimana fasilitas tersebut sangat membantu dalam komunikasi dan penukaran
informasi bagi penggunanya.
Namun seperti siklus alam,ada
siang ada malam fasilitas ini pun ada dampak negatif sehingga memudahkan para
pelaku kejahatan dapat leluasa menggunakannya.Dalam penelusuran penulis dalam
hal ini begitu mudahnya mencari para
pelaku prostitusi online yang berkedok panti pijat,pemandu lagu (PL) dan tidak
jarang para pelaku ini menawarkan jasa esek-eseknya secara langsung
Sangat disayangkan,disisi lain
penegak hukum dan pemerintah memberantas penyakit masyarakat ini dengan
melakukan razia dibeberapa sudut kota dan menutup lokalisasi.Namun para pelaku
bisnis haram ini tidak pernah kehabisan akal dengan cara menggunakan teknologi
ini.
Tidak dapat dipungkiri
lagi,pengguna smartphone saat ini tidak memandang usia dan status sosial,dari
anak taman kanak-kanak hingga orang tua.Dengan begitu mudahnya berbagai macam
aplikasi ini diunduh melalui playstore tanpa melihat siapa yang menggunakannya.
Oleh karena itu diperlukan
pengawasan dari pemerintah untuk penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut,sehingga
para penggunaan aplikasi-aplikasi tersebut menjasi tepat guna agar dapat
mempersempit penyalahgunaan kemajuan
teknologi tersebut.Dalam hal ini diperlukan juga peranan orang tua untuk
mengawasi anak-anak dalam penggunaannya.
*Gama Hendrawan*
Bandung,16 maret 2017
