![]() |
| Nova With Aligator |
Minggu 12 maret 2017, setelah sekian lama berdiskusi dengan para angler AFC (Astrajingga Fishing Club) disepakati hari minggu tanggal 12 Maret 2017 akan diadakan mancing bersama tepatnya di Lembah Gunung Kujang (LGK). LGK ini tempat favorit para punggawa AFC disaat sakaw akan tarikan ikan. Hari yang ditunggu akhirnya tiba, angler yang berangkat adalah Angga, Nova, Wira dan Gama, tetapi tidak lama kemudian Iksan menyusul untuk tampil.
Strike diawali oleh Nova dengan perolehan Aligator Gar (Atractosteusspatula). Aligator Gar/aligator spatula ini banyak ditemukan di perairan Amerika bagian utara, Amerika Tengah dan di perairan yang ada di pulau Karibia. Ikan aligator ini memiliki kemampuan hidup yang luar biasa. Ikan buaya bisa hidup di perairan air tawar, payau bahkan terkadang muncul di dekat perairan laut.
Dengan perkembangan zaman yang begitu cepat, ikan aligator yang dulu banyak ditemukan di perairan-perairan Amerika kini bisa kita temui dengan mudah di akuarium-akuarium para kolektor atau penghobi ikan.
Strike demi strike dialami oleh para peserta.. setelah nova strike berpindah ke Angga dengan Red Tail Catfish nya (RTC), ikan ini juga merupakan salah satu ikan hias predator asli Sungai Amazon yang digemari oleh para hobbies ikan predator. Bentuk dan perpaduan warna merah pada ekornya kontras dengan warna putih bagian perut dan hitam dibagian atasnya. Dilihat dari situs wikipedia.org, Ikan ini masuk dalam family Pimelodidae, Genus Phractocephalus dan masuk dalam spesies P.Hemioliopterus. Ikan lele asal amazon ini dialam liar mampu tumbuh hingga ukuran lebih dari 1 meter bahkan bisa mencapai 1,8 meter dengan berat 80 kg. Untuk umur, Redtail Catfish bisa mencapai sekitar 20 tahun.
![]() |
| Wira with Belida |
Tak terasa semakin siang dan perolehan strike pun bertambah banyak species ikan patin, bawal dan lele ukuran jumbo sudah tidak terhitung lagi jumlahnya yang hook up, dimana ikan ini sengaja dimasukan oleh pengelola LGK untuk sekedar hiburan bilamana monster-monster fish import sulit didapat. Setelah jam makan siang giliran penulis strike untuk ikan di luar kategori "not game fish"(hehehe ini cuma istilah anak2 AFC dalam mendiskriminasi patin, bawal dan lele). Hook up lah seekor belida.. ikan khas Asia Tenggara ini yang dahulu kala dijadikan bahan dasar Pempek sebelum menggunakan ikan tenggiri.
![]() |
| Angga With Jengiskhan |
Menjelang maghrib seekor Jengis Khan landed ditangan Angga. Sebenarnya beberapa species monster fish yang belum naik masih banyak di kolam ini diantaranya Ikan Tapah, Araphaima Gigas, Toman, Leopard dll...
Sungguh sensasi yang luar biasa fun fishing di Lembah Gunung Kujang, btw di lokasi ini terdapat restoran dan hotel penginapan bagi yang membawa keluarga, selain itu bagi penggemar galatama juga disediakan kolam khusus di bagian bawah kolam monster, bagi yang hanya iseng bisa mencoba di kolam kiloan yang diisi ikan nila dan ikan mas. [wsy]


